Beli Edisi Cetak

Kamis, 21 Juli 2011

Jelang Bulan Puasa, Tiket KA menghilang

TEGAL, Meskipun Hari Raya Idul Fitri masih satu bulan lagi, namun tiket kereta api (KA) habis terjual. Akibatnya para calon penumpang merasa kecewa, dan mengeluhkan kelangkaan tiket tersebut.
Hal itu disampaikan calon penumpang KA, Nova (29). Warga Jalan Pala Barat 2 Mejasem Barat Kabupaten Tegal itu mengatakan, tiket online KA kelas eksekutif Jakarta-Tegal ludes terjual. Hebatnya lagi, tiket KA habis sejak 26 sampai 28 Agustus mendatang. "Ini sangat memprihatinkan. Harusnya PT KAI jangan jor-joran menjual tiketnya seperti sekarang. Kalau begini pasti banyak orang yang tidak kebagian tiket," ucapnya, Rabu (20/7) kemarin.
Nova mengaku, dia memesan tiket untuk mudik Lebaran saudaranya yang berada di Jakarta. Namun karena kehabisan, maka dengan sangat terpaksa menggunakan pesawat.
Terkait soal tiket KA ludes, Kepala Stasiun Besar Tegal Achmad Zahid menjelaskan, tiket mudik Lebaran bisa dipesan sejak H-35. Sekarang tiket KA eksekutif dan bisnis pemberangkatan dari Jakarta-Semarang 20 sampai 29 Agustus habis terjual. "Harga pemesanan tiket menggunakan tarif batas atas."
Menurutnya, masyarakat masih memiliki kesempatan mendapatkan tiket KA. Karena sistem penjualan tidak semuanya atau sekaligus. Daya tarik kereta 13 rangkaian. Dari jumlah tersebut biasanya yang dijual lebih dulu 9 KA. Artinya, masih ada dua KA tersisa untuk penambahan. Ini akan dijual apabila 9 KA tadi sudah full.
"Jadi kalau beli di stasiun habis jangan putus asa. Calon penumpang coba kembali membeli melalui loket-loket pemesanan online yang ditentukan, seperti Indomart, ATM, Kantor Pos dan melalui call. Mudah-mudahan melalui itu bisa memperoleh tiket, dua kereta yang tersisa. Bisa jadi di stasiun habis tapi di tempat-tempat itu masih ada. Yang pasti siapa cepat dia dapat," imbuhnya.
Untuk wilayah Tegal, lanjut Zahid, tiket KA yang banyak permintaan Cirek 1 dan Cirek 2. Kemudian Argo Sindoro, Argo Muria, Fajar Utama, Sembrani serta Senja Utama. Sejauh ini rata-rata pembelian tiket per hari mencapai 100 orang.
Dia memprediksi lonjakan penumpang pada Lebaran tahun ini mencapai 50 persen. Itu lebih tinggi dibanding masa mudik tahun sebelumnya yang hanya 30 persen. "Ini khusus di Stasiun Besar Tegal. Tahun lalau total penumpang kurang lebih 130.000. Karena rata-rata tiao hari pada saat mudik mencapai 5.000 penumpang," tuturnya lagi.
Mengenai keamanan pada saat menjelang Lebaran hingga sesudahnya, PT KAI telah mempersiapkannya secara matang. Seperti ketertiban stasiun, keamanan serta alat-alat yang dibutuhkan lainnya, minimal H-10 sudah kelar semua. (radartegal)
.

Photobucket