Kamis, 25 Agustus 2011
Meraih Imunokompeten Puasa Ramadan
Mempertahankan daya tahan tubuh terhadap penyakit menjadi isu konkret dalam realitas kesehatan masa kini. Puasa Ramadan yang efektif memungkinkan untuk semakin menggerakkan lekosit menangkal berbagai agen penyakit dan mengentaskan alergen makanan dari lumen usus. Positifnya, tubuh memiliki lebih banyak kesempatan membenahi proses regenerasi organ tubuh menuju imunokompeten sebagai bekal mengarungi kehidupan pasca-Ramadan 11 bulan ke depan.
Bertolak dari aspek epidemiologi, Indonesia tengah mengalami transisi epidemiologi penyakit. Pada saat bersamaan dijumpai triple burden masalah kesehatan, yaitu masalah kesehatan lama seperti diare dan ISPA (infeksi saluran pernapasan akut), masalah kesehatan lama yang muncul kembali seperti tuberkulosis dan malaria, serta masalah kesehatan baru seperti cedera, keracunan, HIV/AIDS, dan flu burung. Berbagai kejadian luar biasa telah muncul silih berganti, begitu juga bencana alam hingga bencana kompleks.
Menjalankan ibadah puasa Ramadan dimaknai sebagai salah satu kewajiban bagi umat muslim. Dari aspek medis, puasa itu sendiri telah diketahui membawa dampak positif ke arah perbaikan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit, maupun mempercepat proses penyembuhan bagi yang sedang sakit. Dengan kondisi kekebalan tubuh yang lebih baik, semakin memampukan individu untuk menjalankan ibadah puasa hingga hari terakhir bulan Ramadan.
Jumlah lekosit meningkat menjelang hari ketujuh puasa, sekaligus aktivitas limfosit sebagai parameter perbaikan daya tahan tubuh alamiah. Namun, potensi positif tersebut dapat diraih secara maksimal bilamana disokong oleh pola hidup sehat.
Di antaranya, menu seimbang yang teratur setiap hari saat berbuka puasa dan sahur, istirahat yang cukup sepanjang bulan suci Ramadan, kapan perlu disertai dengan aktivitas olahraga yang disesuaikan dengan kondisi tubuh. Istirahat yang cukup memberikan kesempatan suplai nutrien bagi organ otak yang menjadi regulator seluruh aktivitas tubuh, termasuk sistem imunitas tubuh.
Diet seimbang mengacu pola menu 4 sehat 5 sempurna. Menu tidak seimbang, terkhusus tinggi lemak, membebani tubuh lantaran metabolisme lemak menghasilkan lebih banyak radikal bebas. Kelebihan radikal bebas berimbas pada kerusakan sel tubuh, termasuk seperangkat sel yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh. Sementara itu, konsumsi karbohidrat yang berlebihan memiliki dampak melemahkan fungsi sistem pertahanan tubuh, meski amat diperlukan sebagai sumber energi instan saat berbuka puasa.
Untuk dapat menjalankan fungsinya dengan sempurna (imunokompeten), seperangkat sel darah putih atau leukosit memerlukan lingkungan yang kondusif. Bila kadar radikal bebas berlebihan dalam tubuh, leukosit (termasuk limfosit) tidak leluasa untuk menjalankan aktivitas melindungi tubuh secara optimal dari serangan berbagai jasad renik patogen, juga alergen. Pemunculan manifestasi masuk angin (common cold) dan ISPA, khususnya penyakit flu, merupakan pertanda umum dimana pertahanan tubuh sedang dalam kondisi tidak optimal.
Peran Antioksidan
Radikal bebas memang diproduksi secara normal oleh tubuh manusia dan dimaksudkan untuk prevensi infeksi jasad renik patogen, regulasi tekanan darah dan eliminasi antigen yang merupakan zat asing bagi tubuh. Dinamika daya tahan tubuh tidak akan berjalan normal (imunokompeten) bilamana tanpa kehadiran radikal bebas yang sesuai kebutuhan tubuh. Sebaliknya, radikal bebas yang berlebihan kadarnya, melelahkan sistem netralisasi antioksidan dan daya tahan tubuh melemah (imunokompromi) karena kewalahan.
Saat tubuh kekurangan antioksidan, radikal bebas yang berlebihan secara progresif mencederai membran sel dan DNA (asam deoksiribonukleat). Konsekuensi berupa akselerasi proses penuaan organ tubuh akibat kematian sel yang relatif eksesif, serta terjadinya cacat DNA yang berpotensi ke arah mutasi genetik dan pertumbuhan sel tumor.
Selain itu, juga katarak pada organ mata dan aterosklerosis. Bahkan penyakit parkinson lantaran rendahnya kadar antioksidan glutation dalam sel otak, sehingga sel saraf otak tidak terlindung dari kerusakan oksidatif oleh oksidan (radikal bebas).
Antioksidan vitamin A berperan pada pencegahan oksidasi asam lemak tidak jenuh pada membran sel. Membran sel yang mengalami kerusakan oksidatif, berakibat proses keluar masuknya nutrisi dari dan ke dalam sel tubuh terhambat. Imbasnya, proses metabolisme zat gizi dalam sel tubuh tidak berjalan efektif. Bila kerusakan membran terjadi pada level mitokondria, maka sel tidak memiliki cukup energi untuk kelangsungan kehidupannya dengan konsekuensi tubuh lemah kurang bertenaga.
Vitamin C bekerja untuk netralisasi oksidan yang lolos dari proses fagositosis oleh fagosit yang berperan penting dalam sistem daya tahan tubuh. Selain itu, amat dibutuhkan oleh limfosit T untuk aktivitas eliminasi jasad renik patogen. Lekosit memproduksi interferon yang bersifat antiviral tidak dapat dilepaskan dari kecukupan tubuh akan vitamin C. Karenanya, dalam kondisi stres dan beban berlebihan pada sistem ketahanan tubuh oleh infeksi, konsumsi vitamin C dosis tinggi menemukan urgensinya.
Hanya saja, jikalau mengonsumsi vitamin C perlu disertai konsumsi vitamin E. Vitamin C berubah menjadi prooksidan setelah menetralkan oksidan. Dengan bantuan vitamin E (juga glutation dan asam lipoat), prooksidan vitamin C diregenerasi menjadi antioksidan vitamin C. Hasil penelitian medis menunjukkan, vitamin E juga memainkan peran prevensi kerusakan otot akibat gerakan tubuh saat aktivitas olahraga.
Peran mineral mangan, seng (zink), cuprum (tembaga), besi (ferrum), dan selenium tak dapat dilepaskan dari rangkaian aktivitas kerja antioksidan untuk netralisasi radikal bebas dalam tubuh manusia, diantaranya antioksidan SOD (superoxide dismutase), katalase, dan glutation peroksidase. Karenanya, mineral-mineral tersebut diidentikkan sebagai elemen antioksidan.(CyberNews)
Senin, 08 Agustus 2011
Buah Untuk Konsumsi Ibu Hamil
Selama hamil ini, aku suka banget makan buah, tapi kadang bingung yang baik itu buah apa ya? jelas kalau durian & nanas tidak boleh banyak-banyak. Buah apa saja yang boleh banyak dikonsumsi?
Semua buah baik dan bervitamin, asalkan kita tahu ukurannya.
Seperti buah nanas kalau kita makan terlalu banyak maka nanas dalam lambung akan ” ber-reaksi membuat soda + asam ”
jadi bisa ditebak kalau kita konsumsi terlalu banyak seperti satu buah nanas kita habiskan, maka perut terasa kembung akibat soda asam dalam lambung bereaksi, akhirnya yang terjadi kita diaree – muntah2 dan perut menjadi kram
Sedangkan buah-buahan seperti durian, nangka dan cempedak akan ” ber-reaksi kearah alkohol ”akibatnya perut kita akan terasa panas sekali dan akhirnya muntah2 dan diaree.
Sebab itu kalau kita sedang hamil, maka sebaiknya super hati-hati dengan buah-buahan sesuai dengan habitatnya.
Jenis buah apa saja yang dianjurkan untuk ibu hamil :
- buah tomat
- pepaya, semua pepaya kaya akan vitamin C
- mangga
- jeruk manis
- jeruk bali
- pisang, buah pisang kaya akan kalsium
- dan masih banyak lagi buah2-an yg lain, seperti rambutan, semangka, bangkoang, manggis, sawo dll
Selama kehamilan coba super hati2 dengan buah ” salak ”, karena ibu hamil sebaiknya mengkonsumsi makanan yg tidak mengakibatkan ” kontipasi – sulit BAB ”
sumber : YahooAnswerForum
====================================================
Snack Sehat Buat Ibu Hamil..
Tiada lagi selain buah dooong.. Hehehehe. Belajar dari mama Anti (yang selalu memberi wejangan makan sehat, maklum doi kan kerja di DepKes) aku membiasakan diri untuk makan snack sehat. Karena parno dengan berat badan berlebih naiknya selama kehamilan akhirnya aku mencoba bersahabat dengan para buah-buahan itu.
Soalnya dari pada aku makan snack roti or crackers yang notabene banyak mengandung karbohidrat (baca : gula) mending aku makan buah-buahan sebagai snack. Buah selain mengenyangkan karena mengandung banyak serat juga sehat karena mengandung banyak vitamin dan multi minerals. Dan kalau makan buah banyak aku pun tidak merasa bersalah..
Favorit aku sih biasanya jeruk, pisang dan salak. Hehehe alasannya sih gampang, karena praktis dan gak perlu di cuci-cuci dulu or di kupas. Tapi banyak juga ko manfaat buah-buahan yang lain. Searching di mbah google, terus nemuin ini deh. Artikel tentang manfaat buah-buahan..
APEL:
Kombinasi kandungan garam mineral dan pektin dalam apel, serta kandungan asam oksalik pada bayam membentuk substansi unik yang memenuhi dinding-dinding usus dan melalui gerakan kimia ang kuat tapi aman “melepaskan” kotoran yang ada di usus besar yang telah mengendap berhari-hari, berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Kandungan zat pektin dalam apel juga mampu menurunkan kadar kolesterol dan triglycerides yang mengganggu fungsi jantung.
ALPUKAT
Kandungan kalori, lemak dan minyak yang tinggi di dalamnya tidak saja menjadi sumber enerji yang melimpah yang dibutuhkan pada saat puasa, tapi juga mengurangi kadar kolesterol dan menjaga kelenturan otot-otot sendi.
PISANG
Daging buah pisang yang lembut melapisi dinding-dinding lambung dan usus sehingga dapat menjadi lapisan anti radang. Pisang sangat membantu bagi mereka yang mengalami masalah peradangan lambung atau usus. Karena daging buah pisang sangat lembut, dianjurkan untuk tidak dijadikan jus.
BELEWAH
Kandungan beta-karoten, pro-vitamin A, magnesium, mangan, seng dan krom pada belewah dapat mengurangi peradangan dan memulihkan luka peradangan jaringan usus. Gula alami dan enzim yang dikandung belewah mempunyai fungsi absorpsi atau penyerapan pada usus akibat makan tergesa-gesa shingga makanan tak terkunyah dengan baik, terlalu banyak makan makanan yang berbumbu, endapan obat-obatan, atau rasa mual karena rasa kuatir yang berlebihan.
JERUK
Sari buah jeruk yang banyak mengandung vitamin C sangat baik karena selain menstimulasi sistem kekebalan tubuh, juga menghilangkan sumbatan lendir di tenggorokan, rongga hidung, paru-paru dan perut. Berguna pula untuk membersihkan liver dan menghilangkan rasa sakit di tubuh akibat influenza. Campuran sari jeruk nipis dan madu sangat berkhasiat menyembuhkan radang tenggorokan dan amandel. Bagi mereka yang memiliki gangguan lambung, tentu pilih buah jeruk yang tidak terlalu asam.
KURMA
Kandungan gula kurma yang tinggi membuat kurma menjadi buah yang menghasilkan energi tinggi. Bahkan ada legenda bahwa Nabi Muhammad SAW berbuka puasa hanya dengan 3 butir kurma, tentunya yang berkualitas tinggi. Kandungan gula kurma sangat membantu menyembuhkan luka. Hati-hati bagi mereka yang memiliki penyakit diabetes, jangan terlalu banyak mengkonsumsi buah ini.
PEPAYA DAN MANGGA
Jus campuran pepaya dan mangga memiliki kandungan karbohidrat dan enzim yang tinggi. Jus segar ini bermanfaat dalam menanggulangi pembengkakan dan peradangan, gangguan pencernaan dan demam. Jus mangga sendiri dapat mengurangi dehidrasi dan memperlancar sirkulasi darah. Sedangkan pepaya melancarkan buang air besar dan mengatasi sembelit.
PEAR
Mengkonsumsi buah Pear membantu mengatasi rasa tidak enak di perut akibat kadar asam yang berlebihan yang berasal dari makanan berkalori tinggi, berminyak dan pedas. Jus pear juga dapat dicampur dengan apel dan sedikit jeruk nipis.
NANAS
Enzim bromealin dalam nanas melarutkan lendir yang sangat kental dalam sistem pencernaan sehingga juga dapat menghancurkan bisul bila ada. Masakan yang dibuat dengan 250 gram nanas yang diiris-iris, 60 gram cincangan daging ayam dan lada secukupnya yang kemudian digoreng dapat mengatasi penyakit darah rendah dengan gejala lemasnya kaki dan tangan.
DELIMA:
Di Irak dan Iran, jus delima yang dibuat kumur terlebih dahulu sebelum diminum membantu membersihkan mulut dan gigi, serta mencegah infeksi sehingga membantu menghilangkan bau mulut yang tidak sedap. Memakan dengan perlahan-lahan buah delima dan mengeluarkan bijinya dapat menjernihkan suara yang serak dan menghindari kekeringan tenggorokan. Manfaat lainnya, kandungan zat tanin dalam buah delima dapat membius cacing gelang, cacing kremi dan cacing pita dalam usus sehingga mereka dapat dikeluarkan melalui air besar. Cara ini sudah biasa digunakan oleh penduduk Mesir dan Vietnam.
TOMAT:
Jus tomat segar sangat membantu pembentukan glycogen dalam liver. Menurut penelitian ditemukan bahwa jus tomat menyeimbangkan fungsi liver dengan cepat dan dengan demikian berarti menjaga stamina tubuh dan menyehatkan badan. Garam mineral yang kaya dalam tomat meningkatkan nafsu makan dan merangsang aliran air liur sehingga memungkinkan makanan dicerna dengan baik. Konsumsi tomat yang teratur membantu mengobati penyakit anoreksia (kehilangan nafsu makan).
SEMANGKA:
Terlalu banyak mengkonsumsi daging-dagingan, manis-manisan, goreng-gorengan, kopi dan minuman ringan sering membuat darah terlalu banyak kandungan asamnya dan mengakibatkan bintik-bintik merah di kulit. Jus semangka akan merontokkan asam tersebut dan memperbaiki kandungan darah. Bagi penderita diabetes, mengkonsumsi secara teratur jus semangka dapat menjaga meningkatnya gula darah. Kelebihan kandungan asam urik dalam tubuh yang menyebabkan arthritis, encok dan keracunan urea dapat dihilangkan dengan meminum jus semangka secara teratur dua kali sehari.
KELENGKENG:
Buah ini banyak mengandung sukrosa, glukosa, protein, lemak, asam tartaric, vitamin A dan B. sebagai salah satu sumber energi, buah yang sangat manis ini berguna untuk meningkatkan stamina sehabis sakit. Kelengkeng sangat baik untuk memenuhi kebutuhan energi bagi wanita hamil yang lemah atau setelah melahirkan. Memakan buah ini secukupnya secara teratur dapat menambah nafsu makan, mencegah anemia dan pemutihan rambut dini. Selain itu akan mempercepat kesembuhan luka luar. Awas, konsumsi secukupnya saja, kalau kelebihan, akan membuat tubuh menjadi panas akibat kelebihan energi.
BELIMBING:
Meminum atau memakan buah belimbing dan menelannya secara perlahan dapat mencegah dan mengatasi infeksi mulut dan tenggorokan. Campuran belimbing dan madu juga dapat membantu mencegah dan mengatasi kencing batu.
LECI:
Selain kandungan protein, lemak, vitamin C, fosfor, dan zat besi, buah leci mengandung sukrosa dan glukosa yang melimpah. Mengkonsumsi buah leci pada malam hari dapat menambah cadangan energi untuk keesokan harinya.
KELAPA:
Air kelapa mengandung sukrosa, fruktosa, dan glukosa, sedangkan dagingnya selain tiga hal di atas juga mengandung protein, lemak, vitamin dan tentunya minyak kelapa. Meminum air kelapa muda dan memakan dagingnya dapat mengurangi kegerahan, mulut kering, demam dengan kehausan serta diabetes. Selain itu, minum air kelapa muda dipercaya membuang racun dalam darah. Perhatian, terlalu banyak minum air kelapa muda menyebabkan sedikit rasa lemas sementara. Bagi yang memiliki gangguan tulang jangan mengkonsumsi banyak air kelapa. Buah-buahan merupakan sumber makanan alami yang paling siap untuk langsung dikonsumsi manusia, sayang kadang kala dilupakan. Dengan penjelasan di atas, semoga buah-buahan tidak lagi dilupakan sebagai makanan yang wajib dikonsumsi.
KEDONDONG:
Dikenal di berbagai pelosok dunia berbagai manfaat obat dari buah, daun, dan kulit batangnya, dan dari beberapa negara dilaporkan adanya pengobatan borok, kulit perih, dan luka bakar. Tiap 100 gram bagian buah yang dapat dimakan mengandung 60-85 gram air, 0,5-0,8 gram protein, 0,3-1,8 gram lemak, 8-10,5 gram sukrosa, 0,85- 3,60 gram serat. Daging buahnya merupakan sumber vitamin C dan besi; buah yang belum matang mengandung pektin sekitar 10%.
SALAK:
merupakan salah satu buah tropis yang saat ini banyak diminati oleh orang Jepang, Amerika, dan Eropa, di samping Indonesia sendiri. Buah salak memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi, dapat dikonsumsi sebagai buah segar juga dapat dijadikan manisan. Dan yang pasti salak mengandung kalsium.
Hehehehe mantaab ya kandungannya.. Selain buah aku juga hobi mengasup yoghurt atau kadang-kadang cracker gandum yang mengandung banyak serat. Intinya sih, kalau hamil itu sebaiknya makan makanan yang mengandung banyak serat. Supaya menghindari sembelit yang biasanya dialami oleh ibu hamil. Alhamdulillah walaupun perut sudah mulai membuncit proses ke belakang masih lancar.
Hubungan Saat Hamil
Sebagian perempuan hamil, baik hamil muda atau tua merasa takut bila berhubungan intim dengan suami. Alasannya, bisa membahayakan janin dalam kandungan.
Pendapat mereka tidak salah, namun juga tidak sepenuhnya benar. Asal dilakukan dengan hati-hati, maka kemungkinan-kemungkinan risiko yang bisa terjadi selama hamil dapat dihindari. Justru, bisa memperlancar persalinan loh!
Kandungan Tak Bermasalah
Dianjurkan oleh Dr Feryal Loetan ASC&T SpRM MKes–MMR, konsultan seks dari Tiara Women and Clinic, Jakarta Selatan, hendaknya calon istri atau yang baru pertama kali hamil sebaiknya memeriksakan diri untuk mengetahui apakah kondisi kandungan atau rahim tidak ada masalah alias baik-baik saja.
Saat yang Tepat
Nah, bila kandungan tak bermasalah, maka Moms and Dads boleh-boleh saja bercinta. Kapan saat yang tepat? Kapan saja dan di mana saja bergantung kemauan atau keinginan dari masing-masing pasangan. Dengan catatan, si ibu hamil tak mengalami masalah apapun dengan kondisi kandungannya.
“Tapi bila rahim bumil lemah atau tidak dapat menahan beban yang ada, tentu musti hati-hati ketika melakukan hubungan intim, dikhawatirkan bisa menyebabkan kontraksi hingga keguguran pada trimester awal kehamilan. Bila perlu ditunda terlebih dulu hingga kondisi bumil benar-benar memungkinkan untuk melakukan hubungan intim,” ucap pemilik Kamar Sutera Clinic ini menambahkan.
Menurutnya, setelah trimester pertama hingga usia 7 bulan kandungan, bumil sudah merasa lebih rileks dan enakan. Nah, saat itulah bumil maupun suami bisa lebih intens melakukan hubungan intim dan menikmatinya.
Pada trimester pertama, kehamilan masih lemah sehingga umumnya suami dan istri harus lebih hati-hati mencari posisi aman. Sementara setelah usia kandungan 7 bulan, perut akan membesar, janin pun bertambah berat, hal inilah yang membuat keadaan menjadi kurang nyaman bagi suami – istri untuk berhubungan intim.
Posisi yang Aman
1. Sebaiknya pilih posisi yang tidak menekan perut, yaitu posisi setengah duduk. Posisi ini tidak akan menekan rahim bumil.
2. Posisi wanita di atas. Posisi ini yang paling nyaman untuk banyak ibu hamil utamanya karena wanita hamil dapat mengontrol kedalaman penetrasi.
3. Posisi laki-laki di atas tetapi berbaring hanya separuh tubuh.
4. Anda juga dapat mengambil posisi suami berlutut dengan satu lutut untuk menahan berat badannya. Atau gaya lainnya, Anda dapat mengangkat kedua kaki ke atas.
Rambu-rambu Seks Saat Hamil
1. Berikut rambu-rambu yang perlu Moms or Dads ketahui untuk melakukan seks yang aman saat hamil:
2. Sebelum melakukan penetrasi yang dalam, utamakan kenyamanan dan kebebasan bumil.
3. Hindari penggunaan alat bantu seks.
4. Rasa pengertian dari masing-masing pasangan, empati dan humor merupakan aspek yang sebaiknya ada ketika melakukan hubungan intim saat hamil. Sehingga, masing-masing pasangan lebih bisa menikmati dan nyaman saat berhubungan intim.
5. Kapanpun, bumil berhak mengatakan “tidak” bila bumil memang tidak menginginkan untuk melakukan hubungan intim.
6. Jika kehamilannya berisiko tinggi, penetrasi dan orgasme sebaiknya dihindari hingga dokter menyatakan aman.
7. Hindari penetrasi bila air ketuban bocor alias pecah.
8. Kontak seksual dalam bentuk apapun harus dihindari jika bumil atau pasangannya telah terkontaminasi atau terkena virus HIV. Gunakan kondom bila memang tetap ingin melakukan hubungan intim.
9. Yang tak kalah pentingnya, hubungan intim dengan pasangan saat menjelang persalinan harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan rileks.
Kapan Membatasi Hubungan Intim?
Dalam hal ini tentu ada beberapa kondisi yang memungkinkan istri tidak “melayani” suami, yaitu:
1. Setiap kali terjadi perdarahan yang tidak diketahui sebabnya.
2. Selama trimester pertama, bila wanita punya riwayat keguguran atau ancaman keguguran atau menunjukkan tanda-tanda ancaman keguguran.
3. Selama 8-12 minggu terakhir, bila wanita punya riwayat keguguran atau menunjukkan tanda-tanda ancaman keguguran.
4. Bila membran amnion (selaput ketuban) pecah.
5. Bila terjadi plasenta previa dimana plasenta terletak di dekat atau di atas leher rahim. Dikhawatirkan dapat menyebabkan perdarahan dan mengancam ibu dan janinnya.
Sehat Saat Hamil
Berikut ini ada tips yang sangat dianjurkan bagi Ibu hamil dalam masa pertumbuhan bayi di dalam kandungan :
1. Kontrol teratur ke dokter untuk memeriksakan kehamilan. Bulan-bulan terakhir kehamilan, kontrol harus dilakukan lebih sering lagi. Bila Anda mempunyai keluhan atau mempunyai kekhawatiran apapun terhadap kehamilan yang Anda alami, periksakanlah ke dokter, walaupun ini belum saatnya Anda harus kontrol kembali.
2. Hindari bahan atau zat-zat kimia yang yang menimbulkan keracunan seperti insektisida, cat, bahan-bahan yang mengandung merkuri (air raksa) atau timah hitam.
3. Berhenti merokok bila Anda merokok atau janganlah menjadi perokok pasif, karena Anda sering menghirup asap rokok dari orang sekitarnya, misalnya dari suami Anda. Asap rokok akan membuat si kecil lahir dengan berat badan yang kurang, kematian si kecil dalam kandungan atau
si kecil mudah jatuh sakit atau lambat dalam mempelajari sesuatu nantinya, dapat juga menyebabkan Anda mengalami keguguran.
4. Minumlah yang lebih banyak, terutama air putih. Cairan yang masuk berguna untuk membantu peningkatan volume darah yang terjadi selama kehamilan. Minumlah sedikitnya 6 – 8 gelas sehari, dapat berupa jus buah, susu, atau air putih biasa. Cara mudah untuk melihat kecukupan
cairan dalam tubuh ialah dengan melihat warna air seni. Bila air seni, jernih seperti air putih atau hanya sedikit kuning, itu menunjukkan Anda cukup mengkonsumsi cairan.
5. Konsumsi makanan yang bergizi, untuk memenuhi kecukupan gizi untuk ibu dan si kecil dalam kandungan. Makanan harus memenuhi 5 kelompok makanan utama: nasi atau sumber karbohidrat lainnya, daging dan protein lainnya, sayuran, buah-buahan dan susu. Kurangi makanan berlemak dan perbanyak makanan berserat
6. Konsumsi vitamin Asam Folat 400 mikrogram perhari, sebelum kehamilan hingga beberapa bulan pertama dalam kehamilan. Hal ini berguna untuk mencegah cacat tabung saraf dan tulang belakang pada si kecil. Asam Folat ini juga penting diperoleh dari makanan yang mengandung Asam Folat seperti pada sereal, beras merah, jeruk, sayuran hijau, kacang-kacangan, brokoli, dan lainnya.
7. Konsumsi juga tablet penambah darah, yaitu tablet yang mengandung zat Besi sebanyak 30 miligram sehari selama masa kehamilan, atau sesuai yang dianjurkan oleh dokter. Zat Besi ini berguna untuk mencegah terjadinya anemia pada saat kehamilan, yang dapat menyebabkan
terjadinya risiko untuk terjadinya perdarahan saat persalinan.
Sebenarnya semua wanita yang berusia subur, sebaiknya mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak Zat besi.
8. Cuci tangan sesering mungkin, terutama setelah memegang daging mentah pada saat memasak atau setelah menggunakan kamar kecil. Karena dengan cuci tangan akan mencegah penyebaran kuman dan virus yang dapat menyebakan penyakit.
9. Kenali keadaan diri sendiri. Bila ada tanda atau gejala yang tidak biasanya seperti nyeri, perdarahan vagina, merembesnya air ketuban, pusing, pingsan, nafas menjadi pendek, gemetar, nadi menjadi cepat, terus mual dan muntah, pembengkakan pada sendi, tidak merasakan pergerakan janin, dan gejala atau tanda lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda.
10. Berhati-hatilah dalam mengkonsumsi obat-obatan termasuk juga obat-obat tradisional. Termasuk juga alkohol dan kafein. Kafein yang ada pada teh, kopi, minuman ringan dan coklat perlu juga dibatasi.
11. Obat-obatan yang sering diminum sebelum hamil, misalnyaobat-obatan untuk hipertensi, epilepsi, asma atau kencing manis, perlu dikonsultasikan kembali dengan dokter Anda. Apakah perlu dilakukan perubahan atau penyesuaian dengan kehamilan Anda? Apakah obat-obatan
ini aman digunakan dalam kehamilan?
12. Obat-obatan yang dijual bebas seperti untuk mengatasi flu dan batuk, mungkin dapat membahayakan janin dalam kandungan. Oleh sebab itu, konsultasikanlah dulu dengan dokter sebelum meminumnya.
13. Jangan sungkan atau takut bertanya pada dokter. Karena ini menyangkut kesehatan janin dan ibu sendiri. Lebih baik kita berhati-hati dan menanyakan semua kekhawatirkan yang kita rasakan.
14. Bergabung dalam kelas untuk ibu hamil seperti kelas senam hamil.
Selain dapat mengambil manfaat dari kelas tersebut, calon-calon ibu juga dapat membagi pengalaman dan menambah pengetahuan dengan sesama calon ibu lainnya.
15. Tetaplah beraktifitas karena akan baik untuk sang ibu maupun sang calon bayi. Olahraga yang biasanya aman untuk ibu hamil seperti berjalan, berolahraga, bersepeda statis. Tapi ingatlah untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum memulainya.
16. Makanlah dalam porsi kecil tapi sering, sekitar 5 – 6 kali perhari. Ini jauh lebih baik daripada makan dalam 3 porsi besar sehari. Pola makan dengan porsi kecil yang lebih sering, dapat
mengurangi mual-muntah di pagi hari dan nyeri lambung.
Hindarilah makanan yang dapat membuat lambung nyeri, walaupun Anda menyukainya. Gantilah dengan makanan yang lebih bergizi.
17. Hindari mandi atau berendam dengan air panas saat hamil. Karena panas yang tinggi dapat membahayakan kehamilan.
18. Rencanakan dan buatlah lingkungan rumah yang aman untuk si kecil nantinya. Hal ini untuk mencegah bahaya-bahaya yang tidak diinginkan.
19. Hindarilah daging yang belum dimasak atau yang dimasak kurang matang, cucilah tangan setelah memegang hewan peliharaan atau berkebun. Ini untuk mencegah terjangkit parasit toksoplasma yang menyebabkan penyakit toksoplasmosis, yang dapat membahayakan janin
dalam kandungan.
20. Karena ukuran rahim yang semakin besar, seiring dengan kurang efisiennya fungsi ginjal akibat kehamilan, dapat menyebabkan ibu lebih sering buang air kecil. Dapat juga dapat terjadi keluar air seni saat bersin, batuk atau ketawa. Ini disebabkan karena adanya tekanan rahim
pada kandung kemih, yang sering terjadi pada bulan-bulan pertama kehamilan. Jika buang air kecil disertai rasa panas, nyeri dan lebih sering, periksakanlah ke dokter.
21. Berat badan yang berlebihan atau kurang selama kehamilan dapat menyebabkan masalah bagi si kecil yang masih dalam kandungan.
Janganlah melakukan diet selama hamil untuk menurunkan berat badan yang berlebih sebelum berkonsultasi dengan dokter.
22. Melakukan vaksinasi untuk kehamilan. Tanyakanlah pada dokter mengenai hal ini, kapan sebaiknya vaksinasi diberikan.
23. Hindari pemeriksaan dengan sinar X (ronsen). Jelaskan pada dokter bila Anda sedang hamil bila dokter meminta Anda untuk melakukan pemeriksaan itu.
24. Berikan lingkungan yang sehat untuk si kecil dalam kandungan. Dan saat si kecil telah lahir, dan tumbuh semakin besar, tetaplah beri dia bimbingan dan kasih sayang. Kesehatan dan keamanan pada lingkungannya, harus selalu diperhatikan.
25. Istirahatlah yang cukup. Pada saat beristirahat sebaiknya berbaring ke samping, terutama ke sisi kiri bila sesuai saran dokter.
Posisi ini akan memberikan sirkulasi darah terbaik untuk sang janindan dapat mengurangi pembengkakan pada tungkai kaki.
Cetak Anak Jenius
Jangan buru-buru menyalahkan guru atau lingkungan ketika anak menjadi bodoh, nakal, atau pemarah. Pasalnya, perkembangan anak juga dipengaruhi oleh perilaku orangtua, bahkan sejak dalam kandungan. Suatu hari Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam (SAW) mengunjungi salah seorang sahabatnya. Di rumah sahabatnya itu Nabi menyaksikan anak sang sahabat meloncat-loncat sambil menginjak bahu dan kepala bapaknya.
Lalu Nabi mencari tahu mengapa si anak bisa berperilaku seperti itu kepada sang sahabat. Kata Nabi, “Apakah ada sesuatu makanan yang keliru masuk ke perut istrimu saat sedang mengandung?” “Benar,” jawab sahabatnya. Ketika sang istri mengandung, ia memberi sebiji korma yang diambil dari sebuah kebun tanpa seizin pemiliknya. Nabi mengangguk-angguk ketika mendengar penuturan tersebut. Cerita ini bukti bahwa mendidik anak sudah harus dimulai sejak anak masih berada dalam kandungan. Selain makanan yang dimakan sang ibu haruslah halal dan berkah, didikan secara fisik juga perlu dilakukan.
Menurut dokter spesialis anak, dr Sudjatmiko, MD SpA. kecerdasan seorang anak sudah bisa dirangsang ketika ia masih berada dalam kandungan ibunya. Secara umum, kata Sudjatmiko, ada tiga aspek yang harus diperhatikan orang tua kepada sang anak ketika masih berada dalam kandungan. Yaitu, terpenuhinya kebutuhan kasih sayang, biomedis, dan rangsangan. Seorang ibu harus menerima kehamilannya dengan ikhlas dan tidak terpaksa. Sebab, jika kehamilannya terpaksa maka pertumbuhan bayi tidak akan optimal. “Si ibu hamil harus siap dan dapat menerima risiko dari kehamilannya,” ungkap Sudjatmiko.
Risiko itu, misalnya, seorang wanita karier yang hamil, merasa terbebani dan khawatir akan mengganggu pekerjaannya. Ia sebenarnya ingin hamil, tapi juga merasa terganggu dengan kehamilannya itu. Kondisi seperti ini tidak kondusif untuk merangsang perkembangan bayi dalam kandungannya. Selain itu, menurut Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini, ada faktor psikologis yang mempengaruhi perkembangan kecerdasan bayi, yaitu apakah si ibu hamil karena menikah secara resmi atau kawin lari. Apakah si ibu mendapatkan dukungan dari sang suami atau tidak. Karena tanpa dukungan dari suami, perkembangan dan rangsangan kecerdasan bayi dalam kandungan akan tak wajar. “Jadi, variabel kasih sayang tadi adalah berkomitmen dengan suami serta dukungan dari orang tua dan keluarga, sehingga seorang ibu dapat menerima kehamilannya dengan hati tenteram,” paparnya.
Lebih lanjut Sudjatmiko mengatakan, si ibu harus perhatian terhadap kandungannya. Ia dapat memberikan rangsangan dan sentuhan secara sengaja kepada bayi dalam kandungannya. Misalnya, dengan cara mengelus-elus perutnya karena secara emosional akan terjadi kontak. Jika ibunya gembira dan senang, dalam darahnya akan melepaskan neo transmitter atau zat-zat rasa senang, sehingga bayi dalam kandungannya juga akan merasa senang. Sebaliknya, jika si ibu merasa tertekan, terbebani, gelisah, dan stres, ia akan melepaskan zat-zat dalam darahnya yang mengandung rasa tidak nyaman, sehingga secara tidak sadar bayi akan terangsang untuk ikut gelisah. “Yang paling baik adalah berikan rangsangan berupa suara-suara, elusan, dan nyanyian yang disukai si ibu. Hal ini akan merangsang bayi untuk ikut senang. Berbeda jika si ibu melakukan hal-hal yang tidak disukainya, karena itu sama saja memberikan rangsangan negatif pada bayi,” ujarnya.
Rangsangan kepada bayi yang masih berada dalam kandungan bisa lebih efektif dilakukan ketika usia kehamilan di atas enam bulan. Sebab, pada usia tersebut jaringan struktur otak pada bayi sudah mulai berfungsi.Karenanya, pada kondisi demikian, seorang ibu hamil harus tetap menjaga makanannya sehari-hari. Bahkan, perlu diimunisasi. Misalnya, dengan suntik TT.
Lakukan juga konsultasi rutin dengan dokter secara berkala. Mula-mula sekali sebulan. Lalu pada bulan-bulan terakhir menjelang kelahiran (partus), lakukan tiga minggu sekali. Setelah itu dua minggu sekali, bahkan mendekati partus lakukan setiap minggu. Sudjatmiko juga manganjurkan agar saat mengandung si ibu tidak meminum obat-obatan yang, katanya, bisa merangsang perkembangan dan kecerdasan otak bayi. Sebab, obat-obatan semacam itu tidak banyak berfungsi. “Pemberian obat semacam itu percuma saja. Tidak akan berpengaruh apa-apa. Yang penting, ciptakan saja lingkungan yang mendidik,” katanya.
Hal yang harus diperhatikan agar kecerdasan anak berkembang secara positif sejak dalam kandungan, di antaranya, kebutuhan biologis (fisik) si bayi. Yaitu, nutrisi bagi ibu hamil. Nutrisi tersebut bisa berupa asupan protein, karbohidrat, atau mineral. Nutrisi, kata Sudjatmiko lagi, bukan hanya dibutuhkan ketika ibu sedang mengandung. Ketika si ibu siap untuk mengandung pun sudah harus memperhatikan gizi, makanan, dan komposisi nutrisinya. Sehingga, saat hamil, fisik si ibu sudah siap. Proses kehamilan pun akan berlangsung baik. Selain itu, ibu hamil tak boleh dalam keadaan mengidap penyakit yang bisa mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak dalam kandungannya. Misalnya, malaria, tipus, bahkan batuk yang mengeluarkan dahak pun bisa mempengaruhi perkembangan si janin.
Si ibu bisa pula memberi rangsangan kepada si janin dengan memperdengarkan musik klasik, atau — lebih baik lagi — bacaan ayat suci al-Qur’an.
Suara-suara yang berirama tersebut akan mengeluarkan gelombang alfa. Gelombang ini bisa memberi ketenangan, kenyamanan, dan ketenteraman kepada si janin. Bahkan, si janin bisa berkonsentrasi saat mendengarkan alunan berirama tersebut. Selain itu, si ibu bisa membacakan cerita-cerita menarik buat si janin, atau mengajaknya mengobrol. Apalagi jika saat mengobrol tersebut si ibu mengelus-elus perutnya dengan kasih sayang. Tips mendidik bayi saat dalam kandungan
1.Hendaknya si ibu memperbanyak bacaan al-Quran, terutama surah Yusuf, Mariam, Luqman, dan at-Taubah.
2.Hendaknya si ibu berdoa kepada Allah SWT agar anak yang bakal dilahirkan menjadi anak yang soleh, berilmu, beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.
3.Hendaknya rezeki yang didapatkan berasal dari sumber yang halal supaya benih yang bakal dilahirkan itu berasal dari darah daging yang halal.
4.Hendaknya si ibu makan makanan yang bergizi dan sentiasa menjaga kesehatan badannya.
5.Hendaknya si ibu menjaga kebersihan untuk menjamin kesehatan bayi dalam kandungan.
6.Hendaknya si ibu menyesuaikan diri dengan perubahan yang ada pada dirinya saat hamil.
7.
Hendaknya si suami lebih memahami keadaan isteri serta memberikan motivasi kepada istrinya.
Nutrisi yang dianjurkan adalah yang alami
Seorang ibu hamil memerlukan nutrisi lengkap yang cukup untuk kesehatan dirinya dan janin yang dikandungnya. Nutrisi ini akan sangat membantu pertumbuhan organ-organ penting si janin dan membantu mempertahankan daya tahan tubuh si ibu. Selain karbohidrat dan protein yang dikonsumsi selama hamil, si ibu juga perlu menambah asupan mineral yang cukup. Karena dengan mineral ini daya tahan tubuh kita tetap seimbang dan sirkulasi asupan makanan di tingkat seluler dapat berjalan dengan baik.
Mineral dapat diperoleh dari sayuran, susu, daging, dan sebagainya. Namun jika hanya mengandalkan makanan, mineral akan sangat kurang karena kandungannya sangat rendah, sementara saat hamil dibutuhkan mineral lebih banyak. Misalnya saja kalsium.
Kenapa kalsium? karena kalsium pada tubuh yang normal (tidak dalam keadaan hamil) saja dibutuhkan sekitar 1000 mg perhari (WHO), berarti saat hamil kebutuhan tersebut menjadi lebih tinggi. Langkah petugas medis untuk mencegah kekurangan kalsium ini biasanya membekali ibu hamil suplementasi tablet kalsium 500 mg yang diminum setiap hari, yang berarti masih kurang 500 mg lagi. Padahal suplemen kalsium dari produk farmasi, biasanya merupakan kalsium anorganik, penyerapannya sangat kurang (antara 40-60% saja), yang berarti semakin berkurang lagi, bahkan defisit setiap harinya. Oleh karena itu dibutuhkan kalsium organik yang lebih cepat dan lebih banyak diserap oleh tubuh, dan juga aman bagi ginjal.
dengan Nutrient High Calsium-nya bisa menggantikan kekurangan tersebut.
Dengan komposisi kalsium dosis tinggi (1 kotak 4000 mg) yang terbuat dari ekstrak sumsum tulang sapi, kalsium Tianshi mampu diserap oleh tubuh lebih banyak (95-98%) dan sisanya dikeluarkan seluruhnya melalui keringat dan urine. Karena hampir seluruhnya diserap tubuh, maka kalsium ini aman untuk dikonsumsi oleh siapapun termasuk ibu hamil yang jelas-jelas memerlukan kalsium dalam kadar tinggi. Selain itu kalsium Tianshi pun mengandung nutrisi pelengkap seperti multivitamin dan mineral tambahan.
Karena penyerapannya yang maksimal, maka penyerapan kalsium pada janin untuk pertumbuhan organ seperti tulang belulangnya, organ jantung, dan lain-lain termasuk otak menjadi lebih baik dan sempurna. Jangan sampai janin yang dikandung kekurangan kalsium sehingga janin terlahir dalam keadaan cacat baik mental maupun fisiknya. Jika pertumbuhan janin sangat baik dan sempurna, maka sudah bisa dipastikan ibunya juga dalam keadaan sehat. Jika ibunya sakit atau minimal mengidap suatu penyakit (baik sudah diketahui ataupun tidak), akan tercermin pada janin yang dikandungnya apakah sehat atau tidak.
Dengan pertumbuhan otak yang sempurna ditunjang dengan nutrisi yang luar biasa, maka si ibu dan calon bapaknya tinggal mengembangkan saja seperti cara-cara di atas. Ibaratnya jika pita kaset atau keping CDnya baik dan recorder-nya juga baik, maka kita tinggal merekamnya saja dengan hal-hal yang baik, sudah bisa dipastikan hasilnya pun baik.
Nah, bagaimana dengan cara Anda merawat kehamilan Anda? Akankah Anda mencetak generasi unggulan juga? Jangan salahkan orang lain jika salah merawat janin sejak dalam kandungan.
Agar bayi Lahir Sehat
Anak bagi kebanyakan pasangan dianggap sebagai buah cinta. Saking berartinya kehadiran seorang anak di tengah keluarga, banyak pasangan sangat berhati-hati ketika istri mulai hamil. Kehati-hatian yang ditunjukkan oleh pasangan sebenarnya cukup beralasan. Karena masa-masa kehamilan adalah masa paling rawan bagi ibu ataupun bagi bayi yang dikandungnya. Tujuannya tentu agar bayi yang dilahirkan berada dalam kondisi yang sehat dan tidak kekurangan apa pun, baik fisik maupun mental.
Banyak faktor yang bisa membuat janin yang dikandung tidak lahir dengan sempurna. Mengalami kecacatan fisik permanen misalnya hingga terlahir dengan cacat mental. Faktor itu antara lain, selama hamil ibu mengonsumsi obat-obatan tanpa sepengetahuan dokter, kekurangan gizi dan stres bisa mempertinggi peluang bayi yang dilahirkan akan cacat.
“Setiap wanita hamil memiliki masa-masa peka dan rawan. Pada masa ini terdapat tahap yang sangat membahayakan bagi janin yang dikandungnya. Jika dalam masa-masa peka atau rawan ini si ibu mengonsumsi obat-obatan, bisa menyebabkan keguguran,” kata dokter spesialis kandungan, dr Djalil Anshori, SpOG.
Untuk menghindari kelahiran bayi cacat fisik ataupun mental, Djalil mengaku ada beberapa hal paling penting yang harus diikuti oleh ibu. Di antaranya menjauhkan diri dari obat-obat tertentu termasuk obat penenang, hindari stres berkepanjangan hingga menjaga kandungan protein yang masuk ke dalam tubuh.
“Biasanya ibu yang mengalami kehamilan, kondisi badan melemah. Ketegangan mental semakin meningkat sehingga timbul perasaan jengkel. Bagi ibu yang tidak sabar, akan sembarangan membeli dan meminum obat tertentu. Bahkan, banyak ibu hamil justru menyukai minum obat penenang,” katanya.
Sepintas, menurut Djalil, obat penenang memang dapat menghindari beban stres semasa kehamilan. Namun, pemakaian obat penenang justru sangat membahayakan dan menjadi penyebab cacat pada janin yang dikandungnya.
“Paling rawan jika meminum obat penenang dilakukan pada minggu kelima dan minggu ketujuh kehamilan,” tutur dokter alumnus UI tersebut.
Pada usia kehamilan yang semakin tua, Djalil menyarankan agar wanita yang tengah hamil berusaha untuk mengatasi ketegangan emosional.
Di usia kehamilan yang semakin tua, pada umumnya ketegangan emosional semakin tinggi. Walaupun hal ini sulit untuk dihindarkan, setidaknya ada usaha yang kuat untuk menghindarinya. Kecacatan fisik maupun gangguan mental pada anak, menurut Djalil, telah menjadi penelitian dari peneliti Amerika yang terkenal dengan nama Fels.
Dalam hasil penelitiannya ditemukan bahwa wanita hamil dengan susunan saraf otonom yang labil, memiliki fetus-fetus paling aktif. Kondisi seperti ini akan menyebabkan ibu hamil mengalami ketegangan emosi, reaktif, dan mudah tersinggung.
Akibat dari keguncangan emosi ini, biasanya anak akan terlahir dengan berat badan yang kurang dibanding dengan panjangnya. Pada perkembangan berikutnya, anak akan mengalami gangguan sulit makan.
Akibat lain, jika keguncangan psikis ibu terjadi pada bulan pertama kehamilan. Biasanya anak akan terlahir dengan gangguan mental yang kurang normal. Gangguan ini biasanya disebut dengan down syndrome. Sedangkan jika gangguan emosi terjadi pada bulan kedua kehamilan, maka akan mengakibatkan terjadinya gangguan sindrom nafsu terhambat.
Anak-anak yang demikian akan memiliki ciri apatis, pasif, dan tampak tidak bergairah. Hal lain yang harus dihindarkan selama masa kehamilan, menurut Djalil, adalah kepercayaan terhadap tahayul. Misalnya jika ibu suka memandang foto atau poster yang indah-indah anak yang dilahirkan akan memiliki paras yang elok.
“Memang terdapat penelitian terhadap kepercayaan tahayul, namun sebisa mungkin ibu hamil harus tetap dapat mengendalikan diri dengan sebaik-baiknya,” katanya. Jika ibu hamil sangat mempercayai tahayul, maka hal tersebut akan memengaruhi instabilitas hormonal.
Waspada 14 Ganguan Kehamilan
Banyak gangguan yang terjadi selama kehamilan. Sebagian besar berbahaya dan butuh tindakan darurat.
Gangguan kehamilan dapat terjadi kapan saja. Bisa pada saat kehamilan muda, atau pada masa kehamilan mulai menua, selain juga pada saat-saat menjelang persalinan. Setiap masa dalam kehamilan memiliki jenis gangguannya sendiri-sendiri.
Jenis gangguan kehamilan beragam, dari yang ringan sampai yang berat. Semua jenis gangguan kehamilan dapat diatasi. Beberapa di antaranya sebetulnya sudah dapat dicegah. Upaya pencegahan dapat dilakukan selama pemeriksaan kehamilan rutin. Sekurang-kurangnya, ada 14 jenis gangguan kehamilan yang mungkin timbul dan perlu diwaspadai. Apa saja?
1. Muntah-muntah
Normal jika mual dan muntah berlangsung dalam triwulan pertama kehamilan. Namun, jika muntah-muntah terjadi berlebihan sampai 7 kali dalam sehari, kondisi ibu menjadi lemah, tidak berselera makan, berat badan menurun, dan nyeri ulu hati. Keadaan demikian tidak boleh dibiarkan. Mintalah bantuan bidan atau dokter. Kemungkinan ibu hamil sedang mengidap penyakit berat dan memerlukan perawatan rumah sakit. Kekurangan makanan dan cairan perlu dikoreksi dengan pemberian cairan infus. Jika tidak dikoreksi, buruk pengaruhnya terhadap anak di kandungan maupun pada diri ibu sendiri.
2. Kehamilan lewat 5 bulan, tak merasa ada gerakan janin
Jika betul itu dialami, kemungkinan anak sudah mati dalam kandungan. Dokter dan bidan perlu segera memastikannya. Jika dari pemeriksaan tidak terdengar lagi bunyi jantung anak, berarti anak memang sudah mati. Bayi mati dalam kandungan harus segera dikeluarkan. Jika tidak dikeluarkan, dapat mengganggu ibu. Bayi mati di kandungan lama-lama akan mengering, dan perut ibu semakin susut mengecil. Ibu harus curiga bayi sudah mati dalam kandungan jika perutnya semakin hari semakin mengempis.
3. Berat badan naik berlebihan
Waspadalah jika berat badan ibu hamil naik lebih dari 1 kg dalam seminggu, terkadang disertai tungkai dan mata kaki yang membengkak, tekanan darah meninggi, air seni keruh, nyeri kepala, dan penglihatan berkunang-kunang. Kemungkinan itu merupakan gejala dan tanda pre-eclampsia, yang jika dibiarkan akan masuk ke dalam eclampsia, penyakit yang mengancam nyawa ibu maupun anak jika tidak segera ditanggulangi.
4. Gangguan ginjal
Ibu hamil juga dapat menderita gangguan ginjal. Sering demam-demam, air seni keruh, tekanan darah mungkin meninggi, sering mual-mual (lagi), atau sampai muntah-muntah, nyeri kepala, dan mungkin tidak enak di pinggang. Gangguan ginjal pada ibu hamil perlu segera diobati. Mungkin perlu perawatan rumah sakit.
5. Sering berdebar-debar, sesak napas, dan lekas lelah
Waspadalah jika keluhan tersebut berlangsung terus-menerus, dan kian hari kian bertambah berat. Jika tadinya keluhan itu muncul hanya pada saat melakukan aktivitas fisik, namun sekarang tidak melakukan aktivitas fisik pun sudah berdebar dan sesak napas, kemungkinan ada gangguan jantung dalam kehamilan (vitium cordis). Ibu dengan kondisi begini memerlukan perawatan khusus di rumah sakit, dan pertolongan khusus pula sewaktu persalinan.
6. Anemia
Jika wajah pucat-pasi, merah mata dan telapak tangan pucat, lekas lelah, lemah, dan lesu, kemungkian ibu hamil menderita kurang darah (anemia). Sel-sel darah merah kekurangan unsur hemoglobin. Pada ibu hamil, anemia sering disebabkan oleh kekurangan zat besi. Anemia yang berat bisa mengganggu jantung juga. Keluhan sering berdebar pada pasien anemia kemungkinan karena sudah sampai stadium membebani jantung.
Anemia kekurangan zat besi mudah diatasi dengan pemberian tambahan pil zat besi (sulfas ferosus), atau tablet penambah zat besi lainnya. Anemia dalam kehamilan berefek buruk pada kehamilan, selain juga berefek buruk pada janin yang dikandung. Pasokan zat asam janin kurang dari normal. Gangguan plasenta dan perdarahan pasca-persalinan sering terjadi pada ibu hamil yang anemia.
7. Gangguan kelenjar gondok
Jika kelopak mata sembab menonjol, tapi bukan sakit mata, jemari gemetar, sering berdebar-debar walau tidak habis melakukan aktivitas fisik, badan terasa lebih panas (gerah) dari biasa, dan banyak berkeringat, kemungkinan ini gejala aktivitas kelenjar gondok di batang leher berlebihan (hyperthyroid).
Kelenjar gondok tidak harus membengkak seperti pada penyakit gondok endemik akibat kekurangan iodium, namun fungsi gondoknya saja yang berlebihan, sehingga menimbulkan keluhan dan gejala seperti di atas itu. Agar tidak sampai mengganggu kehamilan, maupun janin yang dikandung, gangguan kelenjar gondok pun perlu diatasi.
8. Kencing manis
Ibu hamil dicurigai kencing manis jika bertubuh gemuk, berasal dari keluarga dengan riwayat kencing manis, mengeluh sering haus terus, banyak berkemih, dan merasa lapar terus. Ibu hamil dengan kencing manis akan melahirkan anak yang lebih besar dari normal. Seberapa bisa, kencing manis ibu hamil terkontrol agar tidak berpengaruh buruk terhadap anak yang dikandung. Pertolongan khusus perlu diberikan untuk bayi yang dilahirkan dari ibu yang kencing manis.
9. Ibu hamil dengan infeksi
Ibu hamil dengan demam tinggi dan berlangsung lebih dari 3 hari harus dipikirkan kemungkinan terjadi infeksi. Apa pun penyebab infeksinya, tidak menyehatkan bagi janin yang dikandung. Dokter perlu memeriksa kalau-kalau infeksinya berefek buruk terhadap anak.
10. Kejang-kejang
Ibu hamil dengan kejang-kejang tidak boleh dianggap enteng. Kejang-kejang sendiri bisa disebabkan oleh infeksi selaput otak (meningitis), atau pada otak sendiri (encephalitis). Namun, paling sering disebabkan oleh penyakit eclampsia seperti sudah dibahas di atas. Jangan tunda pergi ke dokter, sebab setiap kejang-kejang harus dianggap keadaan yang serius.
11. Keluar darah dan lendir dari liang rahim
Keluar darah dari liang rahim pada masa kehamilan kurang dari 28 minggu atau 7 bulan, kemungkinan terjadi keguguran. Ancaman keguguran yang masih awal dapat dibendung dengan perawatan khusus, agar janin selamat sampai cukup bulan. Namun akan gagal mempertahankan kehamilan jika perdarahan telanjur banyak dan berlebihan.
Keluar darah pada kehamilan yang lebih tua, kemungkinan ada gangguan pada air-ari. Keluar darah dapat disertai rasa nyeri mulas melilit di perut bawah, bisa juga tidak. Keluarnya darah dengan rasa nyeri disertai keluarnya lendir, apalagi jika sampai keluar air ketuban (menyerupai air seni), tergolong keadaan gawat darurat kehamilan. Ibu harus segera dilarikan ke rumah sakit, mencegah seberapa mungkin dalam 24 jam kehamilan masih dapat dipertahankan.
12. Kehamilan terganggu
Jika pada kehamilan muda (6-10 minggu) atau kurang dari dua setengah bulan keluar perdarahan dari liang rahim, disertai nyeri, mulas melilit di perut bawah, selain kemungkinan keguguran, dapat juga sebab kehamilan yang terganggu (KET atau Kehamilan Ektopik Terganggu).
Normalnya, kehamilan tumbuh di dalam rongga rahim. Namun, tidak demikian dengan kehamilan yang tersasar ke tempat tumbuh yang lain. Kehamilan di luar rahim disebut kehamilan ektopik (ectopic pregnancy), yang dapat terjadi di saluran telur, indung telur, atau di mana saja di luar rahim. Kehamilan di luar rahim dapat saja selamat sampai kehamilan cukup bulan, namun lebih sering mengalami gangguan. Jika kehamilan yang tersasar sampai terganggu, terpaksa anak harus dikeluarkan kendati belum cukup bulan.
13. Keluar darah setelah kehamilan 28 minggu
Jika keluar darah setelah kehamilan 28 minggu atau 7 bulan, kemungkinan ada gangguan pada ari-ari. Kalau bukan luruhnya ari-ari dari perlekatannya pada dinding rahim (solutio placentae), kemungkinan lain adalah mengelupasnya sebagian tepi ari-ari dari dinding rahim lantaran lokasi perlekatannya berada di sekitar mulut rahim (placentae praevia). Keduanya tergolong gawat darurat yang memerlukan pertolongan rumah sakit segera.
14. Keluar cairan ketuban
Ketuban atau bungkus bayi dalam kandungan tidak boleh pecah sebelum tiba waktunya persalinan. Jika sampai pecah, berarti cairan ketuban akan tumpah keluar dari liang rahim, dan anak yang seharusnya terlindung steril di dalamnya terancam bahaya tercemar oleh bibit penyakit dari dunia luar. Keadaan ini disebut Ketuban Pecah Dini (KPD), yakni keluar cairan menyerupai air seni tapi tak berbau pesing, sebelum merasa mulas-mulas tanda awal persalinan.
Adakalanya, cairan ketuban tidak bening lagi, melainkan sudah kehijau-hijauan, tanda sudah terinfeksi kuman dari luar. Infeksi cairan ketuban mengancam janin yang terbungkus di dalamnya. Ini pun tergolong gawat darurat. Janin perlu diselamatkan agar tidak sampai menderita infeksi di dalam kandungan ibunya.
Morning Sickness pada Kehamilan Awal
Apa itu Morning sickness? Morning sickness atau rasa mual dan muntah biasanya terjadi pada masa 3 bulan awal kehamilan (trimester pertama kehamilan).
Setiap wanita hamil akan memiliki tingkat derajat mual yang berbeda-beda, ada yang tidak terlalu merasakan apa-apa, tapi ada juga yang merasa mual dan bahkan ada yang merasa sangat mual dan muntah setiap saat sehingga memerlukan pengobatan (hiperemesis gravidarum).
Ingat setiap wanita hamil spesial dengan karakteristik masing-masing, begitu juga anda!
Beberapa tips untuk membantu anda mengatasi “morning sickness” atau mual-muntah selama awal kehamilan:
• Makan dalam jumlah sedikit tapi sering, jangan makan dalam jumlah atau porsi besar hanya akan membuat anda bertambah mual. Berusahalah makan sewaktu anda dapat makan, dengan porsi kecil tapi sering.
• Makan makanan yang tinggi karbohidrat dan protein yang dapat untuk membantu mengatasi rasa mual anda. Banyak mengkonsumsi buah dan sayuran dan makanan yang tinggi karbohidrat seperti roti, kentang, biscuit, dll
• Di pagi hari sewaktu bangun tidur jangan langsung terburu-buru terbangun, cobalah duduk dahulu dan baru perlahan berdiri bangun. Bila anda merasa sangat mual ketika bangun tidur pagi siapkanlah snak atau biscuit didekat tempat tidur anda, dan anda dapat memakannya dahulu sebelum anda mencoba untuk berdiri.
• Hindari makanan yang berlemak, berminyak dan pedas yang akan memperburuk rasa mual anda.
• Minum yang cukup untuk menghindari dehidrasi akibat muntah. Minumlah air putih, ataupun juice. Hindari minuman yang mengandung kafein dan karbonat.
• Vitamin kehamilan kadang memperburuk rasa mual, tapi anda tetap memerlukan folat untuk kehamilan anda ini. Bila mual muntah sangat hebat, konsultasikan ke dokter anda sehingga dapat diberikan saran terbaik untuk vitamin yang akan anda konsumsi. Dan dokter anda mungkin akan memberikan obat untuk mual bila memang diperlukan.
• Vitamin B 6 efektif untuk mengurangi rasa mual pada ibu hamil. Sebaiknya Konsultasikan dahulu dengan dokter anda untuk pemakaiannya.
• Pengobatan Tradisional : Biasanya orang menggunakan jahe dalam mengurangi rasa mual pada berbagai pengobatan tradisional. Penelitian di Australia menyatakan bahwa jahe dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi rasa mual dan aman untuk ibu dan bayi. Pada beberapa wanita hamil ada yang mengkonsumsi jahe segar atau permen jahe untuk menbantu mengatasi rasa mualnya.
• Istirahat dan relax akan sangat membantu anda mengatasi rasa mual muntah. Karena bila anda stress hanya akan memperburuk rasa mual anda. . Ambilan waktu untuk anda! cobalah beristirahat yang cukup dan santai, dengarkan musik, membaca buku bayi atau majalah kesayangan anda dll. Hadapilah kehamilan anda dengan kebahagian, karena ini adalah anugerahNya.:-)
Ingat! Hubungi dokter anda bila mual-muntah menjadi sangat hebat, sehingga anda tidak dapat makan atau minum apapun juga sehingga dapat menimbulkan kekurangan cairan/dehidrasi. (Hiperemesis gravidarum).
Percayalah Morning sickness atau mual muntah pada kehamilan awal ini akan segera berlalu tanpa anda sadari dan ini akan menjadi salah satu pengalaman menarik selama kehamilan anda—bayangkan saja tentang si kecil yang akan segera hadir membawa sejuta kebahagian.
Menjaga Kehamilan
Untuk menjaga kehamilan itu agar bayi yang ada dalam kandungan tetap sehat. Inilah awal untuk memiliki anak yang sehat. Dan masa kehamilan
ini sangatlah menentukan pertumbuhan dan perkembangan si kecil
nantinya.
1. Kontrol teratur ke dokter untuk memeriksakan kehamilan. Bulan-bulan
terakhir kehamilan, kontrol harus dilakukan lebih sering lagi. Bila
Anda mempunyai keluhan atau mempunyai kekhawatiran apapun terhadap
kehamilan yang Anda alami, periksakanlah ke dokter, walaupun ini belum
saatnya Anda harus kontrol kembali.
2. Hindari bahan atau zat-zat kimia yang yang menimbulkan keracunan
seperti insektisida, cat, bahan-bahan yang mengandung merkuri (air
raksa) atau timah hitam.
3. Berhenti merokok bila Anda merokok atau janganlah menjadi perokok
pasif, karena Anda sering menghirup asap rokok dari orang sekitarnya,
misalnya dari suami Anda. Asap rokok akan membuat si kecil lahir
dengan berat badan yang kurang, kematian si kecil dalam kandungan atau
si kecil mudah jatuh sakit atau lambat dalam mempelajari sesuatu
nantinya, dapat juga menyebabkan Anda mengalami keguguran.
4. Minumlah yang lebih banyak, terutama air putih. Cairan yang masuk
berguna untuk membantu peningkatan volume darah yang terjadi selama
kehamilan. Minumlah sedikitnya 6 – 8 gelas sehari, dapat berupa jus
buah, susu, atau air putih biasa. Cara mudah untuk melihat kecukupan
cairan dalam tubuh ialah dengan melihat warna air seni. Bila air seni,
jernih seperti air putih atau hanya sedikit kuning, itu menunjukkan
Anda cukup mengkonsumsi cairan.
5. Konsumsi makanan yang bergizi, untuk memenuhi kecukupan gizi untuk
ibu dan si kecil dalam kandungan. Makanan harus memenuhi 5 kelompok
makanan utama: nasi atau sumber karbohidrat lainnya, daging dan
protein lainnya, sayuran, buah-buahan dan susu. Kurangi makanan
berlemak dan perbanyak makanan berserat
6. Konsumsi vitamin Asam Folat 400 mikrogram perhari, sebelum
kehamilan hingga beberapa bulan pertama dalam kehamilan. Hal ini
berguna untuk mencegah cacat tabung saraf dan tulang belakang pada si
kecil. Asam Folat ini juga penting diperoleh dari makanan yang
mengandung Asam Folat seperti pada sereal, beras merah, jeruk, sayuran
hijau, kacang-kacangan, brokoli, dan lainnya.
7. Konsumsi juga tablet penambah darah, yaitu tablet yang mengandung
zat Besi sebanyak 30 miligram sehari selama masa kehamilan, atau
sesuai yang dianjurkan oleh dokter. Zat Besi ini berguna untuk
mencegah terjadinya anemia pada saat kehamilan, yang dapat menyebabkan
terjadinya risiko untuk terjadinya perdarahan saat persalinan.
Sebenarnya semua wanita yang berusia subur, sebaiknya mengkonsumsi
makanan yang mengandung banyak Zat besi.
8. Cuci tangan sesering mungkin, terutama setelah memegang daging
mentah pada saat memasak atau setelah menggunakan kamar kecil. Karena
dengan cuci tangan akan mencegah penyebaran kuman dan virus yang dapat
menyebakan penyakit.
9. Kenali keadaan diri sendiri. Bila ada tanda atau gejala yang tidak
biasanya seperti nyeri, perdarahan vagina, merembesnya air ketuban,
pusing, pingsan, nafas menjadi pendek, gemetar, nadi menjadi cepat,
terus mual dan muntah, pembengkakan pada sendi, tidak merasakan
pergerakan janin, dan gejala atau tanda lainnya, konsultasikanlah
dengan dokter Anda.
10. Berhati-hatilah dalam mengkonsumsi obat-obatan termasuk juga
obat-obat tradisional. Termasuk juga alkohol dan kafein. Kafein yang
ada pada teh, kopi, minuman ringan dan coklat perlu juga dibatasi.
11. Obat-obatan yang sering diminum sebelum hamil, misalnya
obat-obatan untuk hipertensi, epilepsi, asma atau kencing manis, perlu
dikonsultasikan kembali dengan dokter Anda. Apakah perlu dilakukan
perubahan atau penyesuaian dengan kehamilan Anda? Apakah obat-obatan
ini aman digunakan dalam kehamilan?
12. Obat-obatan yang dijual bebas seperti untuk mengatasi flu dan
batuk, mungkin dapat membahayakan janin dalam kandungan. Oleh sebab
itu, konsultasikanlah dulu dengan dokter sebelum meminumnya.
13. Jangan sungkan atau takut bertanya pada dokter. Karena ini
menyangkut kesehatan janin dan ibu sendiri. Lebih baik kita
berhati-hati dan menanyakan semua kekhawatirkan yang kita rasakan.
14. Bergabung dalam kelas untuk ibu hamil seperti kelas senam hamil.
Selain dapat mengambil manfaat dari kelas tersebut, calon-calon ibu
juga dapat membagi pengalaman dan menambah pengetahuan dengan sesama
calon ibu lainnya.
15. Tetaplah beraktifitas karena akan baik untuk sang ibu maupun sang
calon bayi. Olahraga yang biasanya aman untuk ibu hamil seperti
berjalan, berolahraga, bersepeda statis. Tapi ingatlah untuk selalu
berkonsultasi dengan dokter sebelum memulainya.
16. Makanlah dalam porsi kecil tapi sering, sekitar 5 – 6 kali
perhari. Ini jauh lebih baik daripada makan dalam 3 porsi besar
sehari. Pola makan dengan porsi kecil yang lebih sering, dapat
mengurangi mual-muntah di pagi hari dan nyeri lambung.
Hindarilah makanan yang dapat membuat lambung nyeri, walaupun Anda
menyukainya. Gantilah dengan makanan yang lebih bergizi.
17. Hindari mandi atau berendam dengan air panas saat hamil. Karena
panas yang tinggi dapat membahayakan kehamilan.
18. Rencanakan dan buatlah lingkungan rumah yang aman untuk si kecil
nantinya. Hal ini untuk mencegah bahaya-bahaya yang tidak diinginkan.
19. Hindarilah daging yang belum dimasak atau yang dimasak kurang
matang, cucilah tangan setelah memegang hewan peliharaan atau
berkebun. Ini untuk mencegah terjangkit parasit toksoplasma yang
menyebabkan penyakit toksoplasmosis, yang dapat membahayakan janin
dalam kandungan.
20. Karena ukuran rahim yang semakin besar, seiring dengan kurang
efisiennya fungsi ginjal akibat kehamilan, dapat menyebabkan ibu lebih
sering buang air kecil. Dapat juga dapat terjadi keluar air seni saat
bersin, batuk atau ketawa. Ini disebabkan karena adanya tekanan rahim
pada kandung kemih, yang sering terjadi pada bulan-bulan pertama
kehamilan. Jika buang air kecil disertai rasa panas, nyeri dan lebih
sering, periksakanlah ke dokter.
21. Berat badan yang berlebihan atau kurang selama kehamilan dapat
menyebabkan masalah bagi si kecil yang masih dalam kandungan.
Janganlah melakukan diet selama hamil untuk menurunkan berat badan
yang berlebih sebelum berkonsultasi dengan dokter.
22. Melakukan vaksinasi untuk kehamilan. Tanyakanlah pada dokter
mengenai hal ini, kapan sebaiknya vaksinasi diberikan.
23. Hindari pemeriksaan dengan sinar X (ronsen). Jelaskan pada dokter
bila Anda sedang hamil bila dokter meminta Anda untuk melakukan
pemeriksaan itu.
24. Berikan lingkungan yang sehat untuk si kecil dalam kandungan. Dan
saat si kecil telah lahir, dan tumbuh semakin besar, tetaplah beri dia
bimbingan dan kasih sayang. Kesehatan dan keamanan pada lingkungannya,
harus selalu diperhatikan.
25. Istirahatlah yang cukup. Pada saat beristirahat sebaiknya
berbaring ke samping, terutama ke sisi kiri bila sesuai saran dokter.
Posisi ini akan memberikan sirkulasi darah terbaik untuk sang janin
dan dapat mengurangi pembengkakan pada tungkai kaki.
Perkembangan Janin
Perkembangan janin dalam hitungan minggu
1.
Setelah 8 hari setelah proses pembuahan, blastokist (mengandung 200 sel) mengeluarkan mucus untuk menandakan keberadaannya di dalam rahim)
2.
Blastokist menggelembung dan sel-sel berkembang terbagi kira-kira 2kali sehari sampai hari ke-12 jumlahnya telah bertambah dan membantu blastokist melekat dengankuta pada endometrium
3.
Setelah pembuahan ukuran embrio hanya sepanjang 0,08 inci / 2 mm. gen janin mulai terbentuk dalam 3 lapisan.
4.
Pada masa ini dudah terlihat pembentukan otak dan tulang belakang serta anggota lain seperti jantung yang memompa darah ke paru-paru dan aorta.
5.
Embrio akan terus membesar. Pada mainggu ini dapat dijumpai lapisan ectoderm, mesoderm, dan endoderm. Ectoderm adalah lapisan paling atas yang kemudian akan membentuk otak, tulang belakang,kulit serta rambut. Lapisan mesoderm yang berada di lapisan tengah akan membentuk organ penting yaitu jantung, ginjal, tulang dan organ reproduktif. Lapisan endoderm yaitu lapisan paling dalam akan membentuk organ dalam seperti usus, hati pancreas dan kandung kemih.
6.
Dengan melakukan pemeriksaan ultrasound kita akan melihat janin sudah membentuk kepala dan badan. Getaran jantung juga sudah dapat diperiksa.
7.
Bentuk bayi semakin jelas terbentuk kepaa bayi seolah-olah tertunduk danberada dalam air ketuban atau amniotic sac yang akan memberikan keperluan pertumbuhan bayi saat dalam kandungan.
8.
Terjadi pembentukan lubang hidung, bibir, mulut serta lidah. Mata terlihat berada di bawah membrankulit yang tipis. Pada masa ini terbentuk juga tangan dan kaki walau tidak begitu jelas.
9.
Terlihat pembentukan telinga. Bayi sudah dapat menggerakkan anggota badannya.
10.
Bayi sudah terlihat seperti manusia yang lengkap. Payudara ibu akan sedikit membengkak karena terdapat hormone estrogen dan progesterone sebagai persediaan ASI.
11.
Bayi tumbuh dengan pesat dan mulai mengangkat kepala ke atas jauh dari dadanya. Alat kelamin luar mulai terbentuk tetapi masih kecil sehingga masih sulit untukmenentukan jenis kelamin bayi.
12.
Bayi membesar dengan cepat dan wajahnya semakin jelas. Jari tangan dan kaki mulai terbentuk termasuk telinga dan kelopak mata.
13.
Kepalabayi membesar dengan cepat. Badannya juga semakin membesar menyesuaikan dengan besar kepala. Kuku kaki dan tangan mulai tumbuh. Terjadi perubahan yang kentara akibat perubahan hormone.
14.
Detak jantung bayi semakin kuat. Kecepatannya dua kali lipat dari detak jantung kita. Pada masa ini bayi terlihat kurus karena tidak punya lapisan lemak. Kulitnya sangat tipis sehingga kita mampu melihat aliran darahnya. Pada tahap ini ibu akanmengalami masalah sembelit karenapergerakan usus menjadi lambat.karenanya hindarilah memakai pakaian ketat agar ibu dalam keadaan santai.
15.
Bayi sudah mampu menggenggamtangannya dan emnghisap ibu jari. Kelopak mata masih tertutup sampai minggu ke 26 tapi dapat merasakan perubahan cahaya. Bayi juga dapat menelan.
16.
Bayi telah terbentuk sepenuhnya dan perlu diberikan nutrisi yang cukup oleh plasenta. Kini bayi telah mempunyai tulang yang kuat dan dapat mendengar suara.
17.
Panjang tubuh janin meningkat lebih pesat ketimbang lebarnya, menjadi 13 cm dengan berat sekitar 120 gram, hingga bentuk rahim terlihat oval dan bukan membulat. Akibatnya, rahim terdorong dari rongga panggul mengarah ke rongga perut. Otomatis usus ibu terdorong nyaris mencapai daerah hati, hingga kerap terasa menusuk ulu hati.
Pertumbuhan rahim yang pesat ini pun membuat ligamen-ligamen meregang, terutama bila ada gerakan mendadak. Rasa nyeri atau tak nyaman ini disebut nyeri ligamen rotundum. Oleh karena itu amat disarankan menjaga sikap tubuh dan tak melakukan gerakan-gerakan mendadak atau yang menimbulkan peregangan.
Lemak yang juga sering disebut jaringan adiposa mulai terbentuk di bawah kulit bayi yang semula sedemikian tipis pada minggu ini dan minggu-minggu berikutnya. Lemak ini berperan penting untuk menjaga kestabilan suhu dan metabolisme tubuh. Sementara pada beberapa ibu yang pernah hamil, gerakan bayi mulai bisa dirasakan di minggu ini. Kendati masih samar dan tak selalu bisa dirasakan setiap saat sepanjang hari. Sedangkan bila kehamilan tersebut merupakan kehamilan pertama, gerakan yang sama umumnya baru mulai bisa dirasakan pada minggu ke-20
18.
Taksiran panjang janin adalah 14 cm dengan berat sekitar 150 gram. Rahim dapat diraba tepat di bawah pusar, ukurannya kira-kira sebesar buah semangka. Pertumbuhan rahim ke depan akan mengubah keseimbangan tubuh ibu. Sementara peningkatan mobilitas persendian ikut mempengaruhi perubahaan postur tubuh sekaligus menyebabkan keluhan punggung. Keluhan ini makin bertambah bila kenaikan berat badan tak terkendali. Untuk mengatasinya, biasakan berbaring miring ke kiri, hindari berdiri terlalu lama dan mengangkat beban berat. Selain itu, sempatkan sesering mungkin mengistirahatkan kaki dengan mengangkat/mengganjalnya pakai bantal.
Mulai usia ini hubungan interaktif antara ibu dan janinnya kian terjalin erat. Tak mengherankan setiap kali si ibu gembira, sedih, lapar atau merasakan hal lain, janin pun merasakan hal sama.
19.
Panjang janin diperkirakan 13-15 cm dengan taksiran berat 200 gram. Sistem saraf janin yang terbentuk di minggu ke-4, di minggu ini makin sempurna perkembangannya, yakni dengan diproduksi cairan serebrospinalis yang mestinya bersirkulasi di otak dan saraf tulang belakang tanpa hambatan. Nah, jika lubang yang ada tersumbat atau aliran cairan tersebut terhalang oleh penyebab apa pun, kemungkinan besar terjadi hidrosefalus/penumpukan cairan di otak. Jumlah cairan yang terakumulasi biasanya sekitar 500-1500 ml, namun bisa mencapai 5 liter! Penumpukan ini jelas berdampak fatal mengingat betapa banyak jumlah jaringan otak janin yang tertekan oleh cairan tadi.
20.
Panjang janin mencapai kisaran 14-16 cm dengan berat sekitar 260 gram. Kulit yang menutupi tubuh janin mulai bisa dibedakan menjadi dua lapisan, yakni lapisan epidermis yang terletak di permukaan dan lapisan dermis yang merupakan lapisan dalam. Epidermis selanjutnya akan membentuk pola-pola tertentu pada ujung jari, telapak tangan maupun telapak kaki. Sedangkan lapisan dermis mengandung pembuluh-pembuluh darah kecil, saraf dan sejumlah besar lemak.
Seiring perkembangannya yang pesat, kebutuhan darah janin pun meningkat tajam. Agar anemia tak mengancam kehamilan, ibu harus mencukupi kebutuhannya akan asupan zat besi, baik lewat konsumsi makanan bergizi seimbang maupun suplemen yang dianjurkan dokter.
21.
Beratnya sekitar 350 gram dengan panjang kira-kira 18 cm. Pada minggu ini, berbagai sistem organ tubuh mengalami pematangan fungsi dan perkembangan.
Dengan perut yang kian membuncit dan keseimbangan tubuh yang terganggu, bukan saatnya lagi melakukan olahraga kontak seperti basket yang kemungkinan terjatuhnya besar. Hindari pula olahraga peregangan ataupun yang bersikap kompetitif, semisal golf atau bahkan lomba lari.
22.
Dengan berat mencapai taksiran 400-500 gram dan panjang sekitar 19 cm, si ibu kian mampu beradaptasi dengan kehamilannya. Kekhawatiran bakal terjadi keguguran juga sudah pupus. Tak heran bila ibu amat menikmatinya karena keluhan mual-muntah sudah berlalu dan kini nafsu makannya justru sedang menggebu, hingga ia mesti berhati-hati agar tak terjadi pertambahan berat badan yang berlebih.
Ciri khas usia kehamilan ini adalah substansi putih mirip pasta penutup kulit tubuh janin yang disebut vernix caseosa. Fungsinya melindungi kulit janin terhadap cairan ketuban maupun kelak saat berada di jalan lahir. Di usia ini pula kelopak mata mulai menjalankan fungsinya untuk melindungi mata dengan gerakan menutup dan membuka. Jantung janin yang terbentuk di minggu ke-5 pun mengalami “modifikasi” sedemikian rupa dan mulai menjalankan fungsinya memompa darah sebagai persiapannya kelak saat lahir ke dunia.
23.
Tubuh janin tak lagi terlihat kelewat ringkih karena bertambah montok dengan berat hampir mencapai 550 gram dan panjang sekitar 20 cm. Kendati begitu, kulitnya masih tampak keriput karena kandungan lemak di bawah kulitnya tak sebanyak saat ia dilahirkan kelak. Namun wajah dan tubuhnya secara keseluruhan amat mirip dengan penampilannya sewaktu dilahirkan nanti. Hanya saja rambut lanugo yang menutup
sekujur tubuhnya kadang berwarna lebih gelap di usia kehamilan ini.
24.
Janin makin terlihat berisi dengan berat yang diperkirakan mencapai 600 gram dan panjang sekitar 21 cm. Rahim terletak sekitar 5 cm di atas pusar atau sekitar 24 cm di atas simfisis pubis/tulang kemaluan. Kelopak-kelopak matanya kian sempurna dilengkapi bulu mata. Pendengarannya berfungsi penuh. Terbukti, janin mulai bereaksi dengan menggerakkan tubuhnya secara lembut jika mendengar irama musik yang disukainya. Begitu juga ia akan menunjukkan respon khas saat mendengar suara-suara bising atau teriakan yang tak disukainya.
25.
Berat bayi kini mencapai sekitar 700 gram dengan panjang dari puncak kepala sampai bokong kira-kira 22 cm. Sementara jarak dari puncak rahim ke simfisis pubis sekitar 25 cm. Bila ada indikasi medis, umumnya akan dilakukan USG berseri seminggu 2 kali untuk melihat apakah perkembangan bayi terganggu atau tidak. Yang termasuk indikasi medis di antaranya hipertensi ataupun preeklampsia yang membuat
pembuluh darah menguncup, hingga suplai nutrisi jadi terhambat. Akibatnya, terjadi IUGR (Intra Uterin Growth Retardation atau perkembangan janin terhambat). Begitu juga bila semula tidak ada, tiba-tiba muncul gangguan asma selama kehamilan.
Jika dari hasil pantauan ternyata tak terjadi perkembangan semestinya, akan dipertimbangkan untuk membesarkan janin di luar rahim dengan mengakhiri kehamilan. Tentu saja harus ada sejumlah syarat ketat yang mengikuti. Di antaranya, rumah sakit yang merawat bayi-bayi prematur haruslah rumah sakit bersalin khusus yang lengkap dengan ahli-ahli neonatologi (ahli anak yang mengkhususkan diri pada
spesialisasi perawatan bayi baru lahir sampai usia 40 hari). Selain fasilitas NICU (neonatal intensive Care Unit).
26.
Di usia ini berat bayi diperkirakan hampir mencapai 850 gram dengan panjang dari bokong dan puncak kepala sekitar 23 cm. Denyut jantung sudah jelas-jelas terdengar, normalnya 120-160 denyut per menit. Ketidaknormalan seputar denyut jantung harus dicermati karena bukan tak mungkin merupakan gejala ada keluhan serius.
Sementara rasa tak nyaman berupa keluhan nyeri pinggang, kram kaki dan sakit kepala akan lebih sering dirasakan si ibu. Begitu juga keluhan nyeri di bawah tulang rusuk dan perut bagian bawah, terutama saat bayi bergerak. Sebab, rahim jadi makin besar yang akan memberi tekanan pada semua organ tubuh. Termasuk usus kecil, kantung kemih dan rektum. Tak jarang ibu hamil jadi terkena sembelit, namun terpaksa bolak-balik ke kamar mandi karena beser.
27.
Bayi kini beratnya melebihi 1000 gram. Panjang totalnya mencapai 34 cm dengan panjang bokong ke puncak kepala sekitar 24 cm. Di minggu ini kelopak mata mulai membuka. Sementara retina yang berada di bagian belakang mata, membentuk lapisan-lapisan yang berfungsi menerima cahaya dan informasi mengenai pencahayaan itu sekaligus meneruskannya ke otak.
Jika terjadi “kesalahan” pembentukan lapisan-lapisan inilah yang kelak memunculkan katarak kongenital/bawaan saat bayi dilahirkan. Lensa jadi berkabut atau keputihan. Walaupun dipicu oleh faktor genetik, katarak bawaan ini ditemukan pada anak-anak yang dilahirkan oleh ibu yang terserang rubella pada usia kehamilan di minggu-minggu akhir trimester dua.
28-29.
Janin dapat membedakan suara yang bernada tinggi atau rendah
30.
Gerakan nafas jadi lebih sering dan terjadi 30-40% waktu pada kebanyakan janin.
31.
Janin memperlihatkan saat-saat aktifitas yang terkoordinasi dengan adanya waktu istirahat.perengai ini menunjukkan refleks dari susunan saraf tengah.
32-34.
Alveoli yang sesungguhnya atau sel ‘kantung’ udara,mulai berkembang dalam paru-paru.mereka akan terus terbentuk hingga 8 tahun setelah lahir.
35.
Janin memiliki genggaman yang kuat
36.
lahir Janin memulai tanda-tanda kelahiran dengan mengeluarkan sejumlah besar hormone yang disebut estrogen dan kemudian memulai masa peralihan dari janin menjadi bayi baru lahir
Kelahiran ditandai dengan kontraksi kuat pada rahim yang mengakibatkan kelahiran anak.
Hamil Muda
Hamil, terus punya anak, hampir menjadi dambaan setiap calon ibu. Terlebih bagi pasangan baru, yang ingin segera meminang buah hati. Sebenarnya, hamil itu enak apa tidak? Banyak yang badannya lemah lesu, terutama saat hamil muda. Yang dirasakan hanya perut mual dan muntah-muntah. Selain itu juga malas beraktivitas. Tapi ada juga yang tetap enerjik.
Sebenarnya, apa saja yang harus diperhatikan ketika hamil muda? Benarkah tidak boleh makan nanas atau durian? Mengapa? Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut, kru “Nikah” mewawancarai dr. Dwi Hidayah. Kami suguhkan untuk Anda.
Dok, batasan hamil muda itu sampai usia kandungan berapa bulan?
Masa kehamilan dibagi menjadi tiga triemester. Hamil muda adalah ketika usia kandungan memasuki trisemester pertama. Jadi sekitar tiga bulan usia kandungan. Biasanya rasa mual dan muntah paling sering dialami.
Apakah kondisi tubuh wanita disaat hamil muda selalu lemah dan lesu?
Tidak selalu. Itu relatif, ya. Ada wanita yang nggak ada maslah disaat hamil muda. Dia enjoy aja dan aktivitasnya nggak terganggu. Tapi ada pula yang merasa lemas dan mual, sering muntah. Ada dua faktor yang mempengaruhi.
Pertama, faktor hormon. Wanita yang hormon kehamilannya (Hcg) berlebihan,akan mengalami hal demikian. Bilah hormon tersebut tidak berlebihan, ya tidak masalah. Kedua, faktor psikologis. Wantita yang belum siap hamil, atau menolak calon bayi yang dikandungnya, cenderung tidak sehat selama hamil. Keadaan psikologis seseorang sangat mempengaruhi fisiknya.
Apa yang harus dilakukan ketika hamil muda, biar kondisi tubuh tetap sehat?
Yaa.. makan yang cukup dan bergizi. Biasanya kalau hamil muda, nafsu makannya turun. Calon ibu harus ingat, makanan itu bukan untuk dirinya saja,juga untuk calon anak yang dikandungnya. Selain itu, sebaiknya mengkonsumsi vitamin atau suplemen yang mengandung zat besi, atau zat lain yang diperlukan tubuh.
Untuk suami, harus mendukung dan ngemong disaat istrinya hamil. Usahakan untuk memberi erhatian yang cukup. Biasanya, istri yang sedang hamil muda membutuhkan perhatian yang lebih. Ini sangat berpengaruh terhadap kondisi psikologisnya.
Apakah juga dianjurkan berolah raga? Apa yang cocok dilakukan?
Ya, wanita yang hamil muda memang perlu berolah raga. Tapi harus dipilih olah raga yang cocok. Jangan memilih olah raga fisik yang berat. Misalnya bela diri, basket, atau sejenisnya. Pilihlah olah raga yang ringan, jalan-jalan, misalnya. Sekarang juga sedang dikembangkan oleh raga khusus bagi wanita hamil. Namanya senam hamil. (tapi bukan aerobik lho.. hehehe..-z-). Gerakan-gerakannya dibuat dan disesuaikan untuk orang hamil. Mungkin ini bisa menjadi olah raga alternatif bagi ibu hamil.
Mengapa wanita hamil perlu juga perlu berolah raga?
Diharapkan, dengan olah raga itu dapat memperlancar pertumbuhan janin. Selain itu juga agar posisi dan kelahiran bayi nanti normal. Olah raga ringan sangat baik untuk mengurangi rasa lemah dan lesu bagi wanita yang hamil muda.
Menurut mitos yang berkembang di masyarakat, ada beberapa yang harus dijauhi oleh wanita hamil. Misalnya tidak boleh makan nanas, atau durian. Juga ada larangan menjahit pakaian. Bagaimana sebenarnya?
Memang banyak mitos yang berkembang di masyarakat. Tentu ada yang benar, ada pula yang tidak. Kalau makan nanas, durian atau yang pedas-pedas itu sebaiknya memang dijauhi. Makanan itu panas untuk perut. Nanas malah bisa mengakibatkan keguguran. Sedangkan durian mengandung alkohol, jika berlebihan bisa diare.
Kalau perut ‘kepanasan’, lalu ke belakang terus, bisa mengganggu janin. Saat hamil muda, posisi janin dalam rahim kan belum kuat benar. Belum kokoh. Jadi bila sering ada gangguan perut, bisa mempengaruhi keberadaan janin.
Kalau memang terlalu kepingin, misalnya lagi ngidam yang asam-asam, ya bolehlah asal nggak berlebihan. Dikira-kira sendiri perutnya kuat nggak dikasih makanan itu.
Kalau mitos, nggak boleh menjahit, atau memasak hewan buruan disaat hamil, itu saya rasa tidak benar, ya.
Kalau puasa?
Saya rasa nggak masalah. Sepanjang fisiknya kuat, apa salahnya. Puasa kan hanya seperti mengganti waktu makan. Meski siang nggak makan, tapi malam tetap makan. Jadi insyaAllah nutrisi untuk tubuh tetap terpenuhi.
Bolehkah berhubngan dengan suami?
Boleh saja, asal hati-hati. Terutama saat tiga bulan pertama.
Wanita hamil muda terkesan lebih sensitif dan mudah marah, mengapa?
Memang, wanita yang hamil muda kadang emosinya kurang stabil. Ini juga pengaruh dua faktor yang sudah saya sebutkan di atas tadi. Kestabilan emosi wanita hamil sangat dipengaruhi kondisi mental dan psikologisnya. Karena itu keluarganya harus mendukungnya.
Khususnya suaminya, dia harus bisa ngemong. Suami, keluarga, dan lingkungan sekitarnya harus mendukungnya. Wanita hamil sebaiknya juga nggak usah memikirkan hal-hal yang terlalu membebani. Itu bisa berakibat buruk bagi janin yang dikandungnya.
Idealisnya, berapa kali dalam sebulan harus diperiksakan ke dokter?
Sejak perut isi, hingga tujuh bulan, mungkin cukup sebulan sekali. Itu jika kondisi kehamilan normal. Kalau nggak normal, atau punya keluhan, bisa lebih dari sekali dalam sebulan. Kalau usia kandungan sudah tujuh hingga Sembilan bulan, periksalah dua minggu sekali. Kalau sudah masuk sembilan bulan,minimal seminggu sekali. Periksa itu penting untuk mengetahui kondisi calon bayi.
Perlukah wanita hamil minum jamu?
Itu kalau di dalam dunia kedokteran nggak ada aturannya, ya. Mungkin kebiasaan orang saja. Ya mungkin itu menjadi kebiasaan turun temurun dari nenek moyang. Tapi kalau minum jamu juga harus hati-hati. Jangan sampai yang bisa membahayakan janin.
Yang terakhir Dok, kiat apa yang bisa diterapkan agar pertumbuhan janin baik dan sehat?
Pertama, makan makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, dan kendalikanlah emosi. Kedua, untuk merangsang kecerdasan bayi, biasakan diajak berkomunikasi, meskipun dia masih dalam kandungan.
Persiapan Gizi Jelang Kehamilan
Memiliki momongan yang sehat sudah pasti menjadi idaman semua pasangan. Agar bisa mendapat keturunan yang sehat, ada baiknya Anda dan pasangan menyiapkan kehamilan sejak jauh-jauh hari.
Salah satu persiapan penting adalah menjamin asupan gizi yang baik dan cukup supaya si ibu dan kandungannya kelak sehat dan kuat. "Ibu yang kurang gizi bisa menimbulkan berbagai risiko bagi si anak," kata Tutik Ariyani, dokter ahli gizi dari Rumah Sakit Mediros, Jakarta. Risiko yang bisa timbul, misalnya, kelahiran prematur atau cacat pada bayi.
Tutik bilang, kecukupan gizi ini sebaiknya ditingkatkan sebelum si ibu hamil, saat mengandung, dan pasca melahirkan. "Asupan sudah harus ditingkatkan kurang lebih empat sampai enam bulan sebelum hamil," kata dia.
M. Lutfi Alkaff, dokter kandungan dari Rumah Sakit Sardjito, Yogyakarta, menjelaskan bahwa keharusan gelontoran gizi yang cukup sebelum kehamilan ini bukan tanpa alasan. Asupan gizi yang baik ikut menentukan kualitas sel telur yang bakal dibuahi sperma. Jika kualitas sel telur baik, kemungkinan bayi lahir dan tumbuh sehat pun lebih besar.
Saat kehamilan, pasokan gizi bagi ibu juga harus mencukupi. Sebab saat mengandung, ibu harus memberi makan dua orang, dia sendiri dan si jabang bayi yang masih di dalam perut. Tak ketinggalan, pasca melahirkan atau saat menyusui, seorang ibu juga harus mendapat asupan gizi yang cukup agar air susu ibu yang diproduksi juga bisa memberikan asupan gizi bagi si buah hati
Lalu asupan apa saja yang harus dicukupi oleh seorang ibu hamil? Tutik memberikan contoh, jika dalam kondisi biasa seseorang membutuhkan 1.700 kalori setiap hari, maka ketika hamil kebutuhan kalori bisa mencapai 2000.
"Ketika menyusui kebutuhan kalori ini bisa naik lagi sampai 2.200 per hari," kata dia.
Selain kalori, protein juga penting. Kalau biasanya ibu membutuhkan 10 gram per hari maka ketika hamil kebutuhan dia bisa naik menjadi 12 gram sampai 15 gram per hari. Kandungan gizi lain yang penting bagi ibu hamil adalah asam folat.
Kekurangan asam folat akan mengurangi kemampuan darah mengangkut oksigen. Alhasil, tubuh ibu mudah merasa letih dan lesu. Bagi janin, kekurangan folat bisa berakibat lebih buruk. Kekurangan turunan vitamin B ini bisa membuat bayi mengalami bibir sumbing, bobot rendah, dan cacat bawaan yang dikenal dengan istilah neural tubee defects (NTD).
Tambahkan susu
Nah, menurut Lutfi, asam folat sebaiknya diberikan sejak trisemester pertama kehamilan. Asam folat ini mudah ditemukan pada kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran hijau. Untuk memperbesar asupan folat, ibu boleh saja mengonsumsi susu yang mengandung folat atau suplemen.
Ketika hamil, ibu juga bisa mengalami kekurangan darah atau anemia. Dus, ibu perlu kecukupan zat besi. Tapi, tambahan zat besi ini tidak diberikan pada masa trisemester pertama kehamilan. "Zat besi bisa membuat ibu semakin merasa mual dan muntah," kata Lutfi.
Suplemen zat besi bisa diberikan pada ibu ketika memasuki masa trisemester kedua kehamilan. Agar tubuh semakin siap mengandung, ibu bisa melengkapi kecukupan gizi dengan mengonsumsi susu atau minyak ikan. Susu baik untuk mengurangi risiko osteoporosis atau keropos tulang pada ibu hamil.
Namun, menurut Tutik, susu hanyalah pelengkap. "Dengan mengonsumsi susu, bukan berarti ibu boleh tak makan sumber gizi alarm," kata dia. Para ibu yang tengah hamil tak boleh alpa makan berbagai sayuran dan buah untuk memenuhi kebutuhan gizi.